abstrak pertanian

 

Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia (JSTI)

Volume 15, Nomor 3, April 2013

 

Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia (JSTI), adalah wadah informasi bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah, terkait dalam bidang Iptek.  Terbit pertama kali pada tahun 1999, dengan frekwensi terbit tiga kali setahun, yaitu bulan April, Agustus dan Desember.

 

Pembina :

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

 

Pengarah :

Sekretaris Utama BPPT

 

Penanggung Jawab :

Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi.

Deputi Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi

Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam

Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa

Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material.

 

Ketua Dewan Redaksi :

Prof. Dr. Ir. Bambang Hariyanto, MS. (Bidang Teknologi Petanian)

 

Wakil Ketua Dewan Redaksi :

Dr. Ir. I. Nyoman Jujur, M.Eng. (Bidang Teknik Mesin/Material)

 

Anggota Dewan Redaksi :

Prof. Dr. Suyanto Pawiroharsono, DEA. (Bidang Teknologi Pangan dan Mikrobiologi)

Dr. Siswa Setyahadi (Bidang Bioteknologi)

Prof. Dr. Ir. Yudhi Soetrisno Garno, MSc. (Bidang Teknologi Lingkungan)

Prof. Ir. Maryadi, M.A. (Bidang KebijakanTeknologi )

Ir. Andrari Grahitandaru, M.Si. (Bidang Teknologi Elektronika dan Informatika)

Prof. Dr. Herliyani Suharta (Bidang Teknologi Energi)

Dr. Ir. Sudirman Habibie (Bidang Teknologi Proses Industri).

Dr. Ir. Samudro, M.Eng. (Bidang Teknologi Pertahanan dan Keamanan)

Prof. Ir. Wimpie Agung Nugroho, MSCE, Ph.D. (Bidang Teknologi Transportasi)

Prof. Dr. Ir. Suhendar I. Sachoemar  (Bidang Teknologi Kelautan)

Dr. Ir. Herman Edyanto (Bidang Teknologi Pengembangan Wilayah)

Ir. Wisyanto, MT. (Bidang Teknologi Mitigasi Bencana)

Dr. Ir. Iwan G. Tejakusuma, M.Sc. (Bidang Teknologi Sumberdaya Lahan dan Mitigasi Bencana)

 

Redaksi Pelaksana :

Ir. Sindu Akhadiarto, MM. APU. (Ketua)

Prof. Dra. Netty Widyastuti, M.Si. (Wakil Ketua)

Yanti Permatasari, SH. (Anggota)

Juprianto, S.Sos. (Anggota)

Drs. Gatot Sukoco (Anggota)

Sulistio Lestari (Anggota)

Indra Pranajaya, S.Sn. (Anggota)

Pinggar Hawa (Anggota)

Syahrul Rosyad (Anggota)

Afifah, S.Kom. (Anggota)

 

Alamat Redaksi/Penerbit :

Biro Umum dan Humas, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Jl. MH. Thamrin 8, Gedung II BPPT, Lt. 7, Jakarta 10340.

Telpon (021) 316-8200; Fax : (021) 319-24319, E-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

UCAPAN TERIMA KASIH

Ucapan terima kasih dan penghargaan disampaikan kepada para pakar yang telah diundang sebagai Mitra Bestari / Penelaah oleh Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia (JSTI) pada Volume 15, Nomor 3, Tahun 2013, dengan Edisi : Pertanian.  Berikut ini Daftar Nama Pakar yang berpartisipasi :

 

 

Nama Mitra Bestari

Instansi & Alamat

Prof. Dr. Ir. Nur Richana, M.Si.

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.  Jl. Tentara Pelajar 12, Bogor.

Dr. Ir. Ekowati Chasanah, M.Sc.

Balai Besar Litbang Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, KKP.  Jl. KS. Tubun, Petamburan 6, Slipi, Jakarta.

Prof. Dr. Ir. Sugiyono, M.AppSc.

Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB.  Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Prof. Dr. Ir. Edy Kurnianto, MS, M.Agr

Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro (UNDIP).  Kampus Tembalang, Semarang.

Prof. Dr. Drh. Herdis, M.Si.

Pusat Teknologi Produksi Pertanian, BPPT. LABTIAB, Gedung 612, Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan.


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-Nya, sehingga penerbitan Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia (JSTI), Volume 15, Nomor 3 pada bulan Desember 2013, dengan topik bahasan Pertanian ini dapat diselesaikan.

Upaya pengembangan agroindustri dan bioteknologi khususnya tanaman pangan dan obat-obatan terus berkembang seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan peradaban manusia.  Ilmu pengetahuan senantiasa memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat akan pentingnya pangan dan obat obatan.  Melalui JSTI ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya sektor pertanian didalam kehidupan manusia.

Dalamedisiini, topik utamadiarahkanpadatelaahilmiah di bidangPertanian denganmemuat 5 (lima) artikel, yang masingmasingnyaberjudul : (1)Pangan Olahan Jamur Tiram sebagai Alternatif Pemenuhan Nutrisi, (2). Pengaruh Penambahan Molases pada Kulit Pisang Kapendis untuk Media Produksi Xilanase B. Stearothermophillus DSM 22, (3). Produksi Umbi Mini sebagai Propagul Kultivar Kentang (Solanum Tuberosum L.) Granola, Atlantic dan Cipanas, (4). Induksi Produksi Asiatikosida Pegagan Menggunakan Stimulan Biologi pada Kondisi Ternaungi dan (5). Aplikasi Kontrol Digital untuk Pemupukan secara Variabel Rate pada Sistem Pertanian Presisi.

Pada kesempatan ini, kami atas nama Redaksi JSTI mengundang para ahli, akademisi maupun masyarakat untuk berpartisipasi mengisi makalah ilmiah pada penerbitan JSTI edisi selanjutnya.  Redaksi sangat menghargai kritik dan saran yang membangun.  Atas bantuan dan kerjasama semua pihak, kami mengucapkan banyak terima kasih.

 

Redaksi JSTI


DAFTAR ISI

1.

PENGOLAHAN JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS) SEBAGAI ALTERNATIF PEMENUHAN NUTRISI

 – Netty Widyastuti

 

1 - 7

2.

PENGARUH PENAMBAHAN MOLASES PADA KULIT PISANG KAPENDIS UNTUK MEDIA PRODUKSI XILANASE B.StearothermophillusDSM 22

– Trismilah

 

8 - 14

3.

PRODUKSI UMBI MINI SEBAGAI PROPAGUL KULTIVAR KENTANG(SOLANUM TUBEROSUM L.) GRANOLA, ATLANTIK DAN CIPANAS

- Pertamawati

 

15  - 23

4.

INDUKSI PRODUKSI ASIATIKOSIDA PEGAGAN (Centella asiatica [L] Urban) MENGGUNAKAN STIMULAN BIOLOGI PADA KONDISI TERNAUNGI

- Yuda Purwana Roswanjaya, Siti Chotimah dan Lukita Devy

 

24 - 30

5.

APLIKASI KONTROL DIGITAL UNTUK PEMUPUKAN SECARA VARIABLE RATE PADA SISTEM PERTANIAN PRESISI

- Lamhot P. Manalu

 

31 - 38

     

 

Index Penulis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . .

 

35

   

 

Panduan Penulis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

 

36

 

 


 

 

 

PENGOLAHAN JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS) SEBAGAI ALTERNATIF PEMENUHAN NUTRISI

 

Netty Widyastuti

 

Abstrak

 

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur yang dapat dimakan karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi, lezat rasanya, mudah budidayanya, dan relatif murah harganya, serta mudah diperoleh di pasaran. Keistimewaan jamur tiram adalah mengandung beta-glukan dan mempunyai aktifitas antioksidan. Beta-glukan dapat sebagai immunomodulator, dengan cara menstimulasi sistem pertahanan tubuh dengan mengaktifasi makrofag untuk menangkap dan menghancurkan benda asing dalam tubuh seperti virus, bakteri, fungi dan parasit. Pangan olahan jamur tiram selain sebagai alternatif pemenuhan nutrisi karena mengandung serat, protein/asam amino, karbohidrat, mineral, lemak serta beta-glukan . Pangan olahan jamur tiram dapat juga sebagai alternatif  sumber pendapatan karena dapat meningkatkan nilai tambah. Contohnya pangan olahan jamur tiram adalah siomay, nugget, sosis, penyedap rasa, abon, kerupuk,  minuman kesehatan dan lain-lain. Berbagai pangan olahan jamur tiram layak disosialisasikan kepada masyarakat dalam upaya pemenuhan nutrisi untuk  meningkatkan kesehatan.

 

Kata kunci : Jamur tiram (Pleurotus ostreatus), nutrisi, makanan olahan, beta glukan

 

 

 

 

 

PENGARUH PENAMBAHAN MOLASES PADA KULIT PISANG KAPENDIS UNTUK MEDIA PRODUKSI XILANASE B.StearothermophillusDSM 22

 

Trismillah

Abstrak

 

Kulit buah pisang kapendis dapat digunakan sebagai pengganti xilan yang harganya mahal, sementara molases selain sebagai sumber karbon  serta nitrogen, mineral dan nutrisi dibutuhkan untuk pertumbuhan mikroba  yang dapat menghasilkan enzim. Xilanase yang dihasilkan dari Bacillus stearothermopillus DSM 22, menggunakan media kulit pisang kapendis dengan penambahan molase 1%, 2%, dan 3%. Fermentasi dilakukan dalam shaker inkubator pada temperatur 550C,  pH awal  8, dan agitasi 250 rpm. Hasilnya menunjukkan aktivitas enzim tertinggi 4,14 ± 0,16 U/mL min., pada penambahan 2% molases setelah 24 jam. Selanjutnyafermentasi dilakukan di dalam fermentor,  volume kerja dari 3,5 liter, dengan kondisi  temperatur 550C, pH 8, aeration 1 vvm, agitasi 250 rpm, aktivitas spesifik tertinggi 51,62 ± 0,16 U/mg setelah 24 jam. Pemurnian parsial fermentasi enzim xilanase dilakukan dengan hasil mikrofiltrasi, ultrafiltrasi, amonium sulfat (0-80%) dan dialisis. Ada peningkatan kemurnian enzim pada setiap tahap pemurnian, kemurnian tertinggi pada dialisis 3,23 kali dari enzim kasar.

 

Kata kunci: Xilanase, B. stearothermophillus DSM 22, kulit pisang kapendis, molases, aktivitas enzim.

 

 

 

 

PRODUKSI UMBI MINI SEBAGAI PROPAGUL KULTIVAR KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.) GRANOLA, ATLANTIK DAN CIPANAS

 

Pertamawati

 

Abstrak

 

Percobaan produksi umbi mini sebagai propagula kultivar kentang (Solanum tuberosum L.) dilakukan di Kebun Percobaan Sub Balai Penelitian Hortikultura Cipanas selama 4 bulan dengan 3 kali ulangan,  Rancangan yang digunakan ialah Acak Kelompok (RAK) 2 faktor, yaitu kultivar sebagai faktor pertama(Granola, Atlantik dan Cipanas) dan volume pot sebagai faktor kedua (43cm3, 86cm3, 115cm3 dan 134cm3) Total kombinasi perlakuan 12 dengan unit percobaan terdiri dari 20 tanaman dengan 4 blok. Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah buku, jumlah umbi/tanaman, diameter umbi, bobot basah dan kering umbi, bobot basah dan kering umbi/tanaman, jumlah umbi standar A (<1,0 g/umbi) standar B (1,0–10,0 g/umbi) dan standar C (>10,0 g/umbi). Pengamatan peubah vegetatif dilakukan setiap minggu (minggu kedua s/d minggu kedelapan), peubah panen dilakukan pada 10 MST. Percobaan produksi umbi mini secara umum dan volume pot berpengaruh terhadap semua peubah yang diamati. Pada 8 MST interaksi antara kultivar dan volume pot tidak berpengaruh terhadap jumlah buku dan tinggi tanaman. Interaksi antara kultivar dengan volume pot berpengaruh terhadap peubah jumlah umbi/tanaman. Jumlah umbi berkorelasi positif dengan umbi standar B pada ketiga kultivar. Jumlah umbi standar B/tanaman terbanyak diperoleh pada kombinasi perlakuan kultivar Atlantik dengan volume pot 134cm3. Interaksi antara kultivar dengan volume pot berpengaruh terhadap bobot basah umbi/tanaman. Bobot basah umbi/tanaman kultivar Cipanas pada volume 43cm3 dan 86cm3 sama beratnya. Bobot basah umbi terberat ialah umbi kultivar Atlantik pada volume pot 134cm3. Disimpulkan bahwa kultivar Granola, Atlantik dan Cipanas memberikan hasil yang sesuai dengan manfaat dan kegunaannya dalam memenuhi kebutuhan kentang bagi masyarakat Indonesia.

 

Kata kunci : Umbi mini, kentang, Granola, Atlantik, Cipanas.

 

 

 

INDUKSI PRODUKSI ASIATIKOSIDA PEGAGAN (Centella asiatica [L] Urban) MENGGUNAKAN STIMULAN BIOLOGI PADA KONDISI TERNAUNGI

 

Yuda Purwana Roswanjaya, Siti Chotimah dan Lukita Devy

 

Abstrak

 

Studi ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh Rhizobacteria sebagai stimulan biologi dalam meningkatkan biomasa dan kualitas (kadar dan produksi asiatikosida) pegagan (Centella asiatica [L] Urban) dalam kondisi ternaungi.  Percobaan dirancang dalam Rancangan Petak Terbagi.  Petak utama adalah naungan (Naungan Flemingia 30% dan naungan kopi 30%) dan anak petak adalah inokulasi Rhizobacteria (0 dan 106 CFU/mL) dengan tiga ulangan.  Hasil percobaan menunjukkan bahwa pertumbuhan vegetatif dan biomasa pegagan tidak dipengaruhi oleh inokulasi Rhizobacteria dan naungan.  Namun, inokulasi Rhizobacteria dapat meningkatkan kadar dan produksi asiatikosida pegagan.

 

Kata KunciRhizobacteria, triterpenoid, shading

 

 

 

 

APLIKASI KONTROL DIGITAL UNTUK PEMUPUKAN SECARA VARIABLE RATE PADA SISTEM

PERTANIAN PRESISI

 

Lamhot P. Manalu

 

Abstrak

 

Pertanian presisi memiliki banyak aspekdiantaranya pengukuran, pemetaan hasil, aplikasi laju tidak tetap dan penginderaan jarak jauh. Pemupukan nitrogen secara laju tidak tetap(variable rate) adalah teknik yang dikembangkan untuk aplikasi pemupukan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu masalah utama dalam pemupukan nitrogen secara laju tidak tetapyaitu mengontrol jumlah pemakaian pupuk agar sesuai dengan kandungan nitrat tanah. Tulisan ini menyajikan studi tentang aplikasi sistem kontrol digital untuk pemupukan nitrogen secara laju tidak tetapdalam kerangka pertanian presisi (precision farming). Sebuah desain kontroler tiang-penempatan didasarkan penyederhanaan modelnya digunakan dalam sistem ini. Sistem respon dinamik dari pengontrol tiang-penempatan disimulasikan pada kondisi dengan gangguan torsi dan kondisi tanpa gangguan torsi. Kontrol digital kemudian diimplementasikan ke dalam sistem prototipe dan respon dinamik dari sistem kontrol diuji di bawah kondisi gangguan torsi yang berbeda. Sistem kontrol dilakukan pada tingkat yang dapat diterima dalam kondisi gangguan torsi eksternal yang kecil. Namun, di bawah gangguan torsi besar, kondisi steady yang mengimbangi kesalahan dalam respon sistem tidak dapat diterima.Tulisan ini menyajikan simulasi penggunaan kontrol digital untuk pemupukan secara variable rate. Tujuan penggunaan teknologi variable rate adalah agar lokasi dengan produktivitas rendah tidak lagi dipupuk secaraberlebihan sehingga mengurangi biaya.

 

Kata kunci: Pemupukan, kontrol, digital, laju tidak tetap, pertanian presisi